Langsung ke konten utama

Postingan

LARANGAN TASYABBUH (MENYERUPAI)

LARANGAN TASYABBUH (MENYERUPAI) Diantara bentuk keimanan adalah berpegang pada  prinsip al wala’ dan al bara’ , yang merupakan salah satu prinsip aqidah dalam agama Islam.  Prinsip al wala’  akan mengajarkan tentang kedekatan sesama orang muslim dan mencintainya. Sedangkan Prinsip al bara’  berarti melepaskan diri dari orang-orang kafir.  Ironisnya, saat ini kedua prinsip tersebut sudah mulai lepas. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya orang muslim yang ikut merayakan perayaan orang non-muslim. Dalam hal ini, para Ulama’ mengistilahkan dengan apa yang disebut tasyabbuh (menyerupai). Padahal tasyabbuh itu dilarang, artinya kaum muslimin dilarang menyerupai non-muslim pada perkara-perkara yang merupakan ciri khas dari mereka. Ibnu Taimiyah berkata, “Sesungguhnya tasyabbuh (meniru gaya) orang kafir secara lahiriyah mewariskan kecintaan dan kesetiaan dalam batin”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan dalam hadits; Dari Abu Sa’...

Khutbah Jum'at Riya' (Syirik Kecil)

Khutbah Jum’at: Riya’ (syirik kecil) إنَّ الحَمْدَ لله، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِا لله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أنْ لاَ إلَهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدًى، يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ، حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ . Hadirin jama’ah jum’ah rohimakumulloh Pada hari jum’at yang mulia ini, marilah kita senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah swt dengan menjalankan segala perintah-perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-laranyan-Nya. Hadirin jama’ah jum’ah rohimakumulloh Hari ini, kita dihadapkan pada suatu masa, dimana ketika harta, jabatan, serta pujian manusia menjadi ukuran kemuliaan dan kesuk...

MENGENALI 7 TIPE WANITA

MENGENALI 7 TIPE WANITA 1.     Shalihah Yakni wanita yang benar aqidahnya, sederhana, sabar, setia, mampu menjaga kehormatannya ketika suami tidak berada di rumah, mempertahankan keutuhan rumah tangganya diwaktu susah maupun senang. Pria yang menikahi wanita tipe ini merupakan pria yang beruntung dunia dan akhirat. 2.     Al Annanah Yakni wanita yang suka mengeluh dan mengadu. Menikahi wanita tipe ini membuat suami sulit mencapai sakinah dalam keluarga. Sebab suka mengeluh tidak mendatangkan solusi apapun. Ia justru bisa menguras emosi suami karena mengadu sering merusak hubungan baik dengan sesama. 3.     AL Mananah Yakni wanita yang suka mengungkit-ungkit kebaikan dan jasanya. Menikahi wanita tipe ini membuat seorang laki-laki terhambat menjalankan perannya sebagai imam keluarga. Jika ia berbeda pendapat dengan istrinya maka istri akan mengungkit kebaikan dan jasanya. Gawatnya lagi, jika secara ekonomi sang suami ...

6 Tanda Suami

Pelakor Viral (Perspektif Hukum Islam)

PELAKOR VIRAL (Perspektif Hukum Islam) Belakangan ini banyak kasus perselingkuhan menjadi topik viral di media sosial Indonesia. Istilah “pelakor” (perebut laki orang) dan “pebinor” (perebut bini orang) pun mendadak menjadi diksi yang nge-tren. Memang ada beribu alasan bagi seseorang untuk berselingkuh dari pasangan mereka. Maka ketika ada yang menjadi korban, pertanyaan pertama yang muncul adalah “mengapa? apa yang kurang dari saya?” . Kehadiran pihak ketiga dinilai sebagai biang masalah dalam kehidupan pasangan suami-istri yang kehadirannya banyak diartikan sebagai sebuah musibah dalam rumah tangga. Oleh karena itu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang keras seseorang untuk mengganggu keharmonisan rumah tangga orang lain. Sebagaimana sabdanya; عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لَيْسَ مِنَّا مَنْ خَبَّبَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا أَوْ عَبْدًا عَلَى سَيِّدِهِ . Artinya: “Dari Abu Hurairah  radhiyallahu ‘anhu , ia berka...